Digital Marketing
1 Juni 2023
by Dita (CS JSB)
Komentar (0)
Salah satu teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang sedang populer adalah ChatGPT, program large language model chatbot yang sering digunakan oleh programmer dan penulis untuk menunjang pekerjaan mereka (atau oleh mahasiswa untuk menulis tugas esai mereka). Artikel ini akan membahas pengertian ChatGPT dan pengaruhnya pada SEO.
ChatGPT adalah AI model bahasa (language model) yang dibuat menggunakan basis GPT-3.5. ChatGPT dirancang memiliki kemampuan untuk berinteraksi dalam percakapan dengan pengguna. Respon yang dihasilkan juga dirancang semirip mungkin dengan respon dari manusia asli, sehingga pengguna seolah-olah sedang mengobrol dengan teman melalui aplikasi pesan singkat.
Ketika ditanya “Anda ini apa?”, ChatGPT menjawab:
“Saya adalah ChatGPT, sebuah model bahasa besar yang dikembangkan oleh OpenAI. Saya dirancang untuk menghasilkan respons yang mirip dengan manusia untuk berbagai pertanyaan berdasarkan jumlah data teks yang saya latih. Saya dapat menjawab pertanyaan, memberikan rekomendasi, dan terlibat dalam percakapan tentang berbagai topik. Tujuan saya adalah memberikan respons yang membantu dan informatif untuk membantu pengguna dalam pertanyaan mereka.”
Dalam istilah IT, ChatGPT dapat digolongkan sebagai chatbot. Chatbot sendiri adalah AI yang dirancang untuk mensimulasikan atau meniru percakapan. Istilah bot sendiri merujuk pada program yang dirancang untuk otomatisasi tugas tertentu—dalam hal ini adalah percakapan dalam bentuk teks.
ChatGPT sendiri merupakan chatbot yang dibuat oleh OpenAI yang berbasis di San Fransisco, Amerika Serikat. OpenAI sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan. Perusahaan ini terdiri dari dua entitas: perusahaan for-profit OpenAI Limited dan organisasi non-profit OpenAI Incorporated.
Sesuai dengan pengertian ChatGPT di atas, program ini dirancang sebagai sebuah chatbot yang bisa digunakan untuk teman ngobrol atau sebagai asisten. Pertanyaan besarnya, dengan segala kecerdasan dan kemampuan komputasi yang dimiliki oleh ChatGPT, apakah pekerjaan SEO terancam diambil alih oleh mesin?
Secara garis besar: tidak, ChatGPT dan chatbot lain atau AI secara umum tidak akan menggantikan pekerjaan SEO. Setidaknya, tidak dalam waktu dekat dan tidak secara keseluruhan. Fokus utama OpenAI selaku pencipta ChatGPT adalah memudahkan pekerjaan manusia menggunakan pendampingan AI, bukan menggantinya dengan mesin.
SEO bisa menggunakan ChatGPT untuk menangani tahapan yang cukup memakan waktu, seperti keyword research, tabulasi data, pencarian ide konten yang berkualitas, atau semacamnya. Dengan menyerahkan tahapan pekerjaan ini kepada AI, penulis punya lebih banyak waktu untuk fokus kepada tahapan kerja yang membutuhkan kreativitas, empati, dan pemikiran kritis.
ChatGPT juga bukan alat ajaib yang tidak memiliki risiko sama sekali. Bergantung secara penuh kepada mesin, apalagi dalam hal-hal yang memerlukan empati dan interaksi antarmanusia, akan berpengaruh negatif pada user experience. Pengguna akan merasa mereka berinteraksi dengan mesin tidak berperasaan.
Selain itu, chatbot seperti ChatGPT masih mungkin merespon input dengan jawaban yang tidak pantas, menyinggung, atau bahkan tidak akurat sama sekali. Jika respon semacam ini diloloskan begitu saja tentu akan berdampak buruk pada reputasi perusahaan.
Atas alasan-alasan tersebut, bisa ditegaskan kembali bahwa ChatGPT—atau kecerdasan buatan secara keseluruhan—tidak bisa menggantikan pekerjaan SEO.
Sebagai chatbot, ChatGPT sering digunakan oleh praktisi IT dan programmer untuk membantu proses coding atau sebagai teman mengobrol. Selain di bidang IT, ChatGPT juga biasa digunakan oleh SEO untuk membantu pekerjaan mereka. Contoh paling mudah adalah menggunakan ChatGPT sebagai grammar checker untuk artikel berbahasa Inggris. Selain itu, ada beberapa aspek SEO yang bisa dibantu oleh ChatGPT.
Meskipun bisa digunakan untuk membuat satu artikel utuh, sebaiknya hindari menggunakan ChatGPT atau chatbot lainnya untuk membuat artikel dari nol. Algoritma Google akan menandai artikel yang dibuat oleh AI sebagai spam yang melanggar pedoman perusahaan. Akan tetapi, ChatGPT tetap bisa digunakan untuk membuat caption untuk media sosial, pitch email, atau copy untuk iklan.
Penulis SEO tetap bisa menggunakan ChatGPT atau AI chatbot lain untuk memberikan ide konten. Penulis bisa menggunakan ChatGPT untuk menyarankan suatu bahasan yang relevan terhadap suatu topik berdasarkan kata kunci yang diberikan. Penulis SEO bisa menggunakan ide bahasan ini untuk membuat artikel yang relevan dan dapat membantu meningkatkan trafik.
Penulis SEO kadang menghabiskan banyak waktu dalam menentukan judul untuk konten yang ditulis. Pasalnya, judul yang menarik akan meningkatkan click-through rate dan meningkatkan visibilitas artikel di laman pencarian.
ChatGPT bisa membantu penulis dengan menganalisis konten artikel yang dibuat dan membandingkannya dengan artikel-artikel serupa. AI kemudian akan menyarankan judul artikel yang menarik dan relevan dengan konten yang ditulis.
Riset dan analisis keyword adalah salah satu tahapan dalam SEO yang cukup menyita waktu—jika dilakukan secara manual. Sebagai AI model bahasa, ChatGPT bisa membantu penulis mencari dan menganalisis keyword yang relevan atas suatu topik dalam waktu singkat.
Cukup perintahkan ChatGPT untuk membuat daftar kata kunci mengenai suatu topik, misalnya “mobile banking”. AI akan membuat daftar kata kunci berdasarkan konten dan target audiens yang relevan dengan bahasan tersebut. ChatGPT bahkan bisa membandingkan kata kunci mana yang lebih sering dicari oleh audiens.
Ketika seseorang memasukkan kata kunci di mesin pencari sudah pasti ada maksud dan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan pencarian atau search intent ini pun beragam, mulai dari hanya sekadar ingin tahu saja, ingin menguatkan argumen, atau sedang mencari sumber ilmiah untuk penelitian.
Dengan menganalisis permintaan pencarian dan perilaku pengguna di Google atau mesin pencarian lainnya, ChatGPT bisa membantu penulis SEO memahami tujuan pencarian menggunakan kata kunci yang bersangkutan. Penulis bisa menggunakan pemahaman ini untuk membuat konten yang bisa memenuhi search intent tersebut.
Membuat laporan analisis dan tabel data mungkin salah satu bagian paling membosankan bagi pengiklan. Padahal, kedua hal inilah yang akan menunjukkan keberhasilan atau kegagalan kampanye SEO yang sudah dilakukan. Tidak hanya itu, laporan analitik juga membutuhkan pemahaman yang cukup kuat di bidang pemrograman.
Untuk membantu orang-orang yang baru terjun sebagai SEO dan belum memiliki latar belakang programming yang cukup solid, ChatGPT bisa menjadi alat bantu yang memadai. ChatGPT bisa membantu SEO menganalisis data seperti trafik, keyword ranking, dan data lainnya untuk menentukan pola dan tren yang muncul.
Artificial intelligence (AI) akan terus berkembang. Di masa depan, bukan tidak mungkin AI akan menjadi smartphone pada masa kini—hampir semua orang punya setidaknya satu. Banyak pekerjaan yang mungkin akan diambil alih oleh AI di masa yang akan datang.
Meskipun begitu, pengertian ChatGPT sebagai salah satu kecerdasan buatan yang populer menunjukkan AI dirancang untuk membantu pekerjaan manusia, bukan menggantikannya.
Tags:
Bagikan artikel ini
Meningkatkan ranking website Anda dengan backlink berkualitas tinggi yang dikerjakan manual (white-hat) dan up-to-date dengan algoritme mesin pencari terbaru.
Learn
Blog